Senin, 18 Februari 2013

Islam dan Pendidikan Karakter


             Pendidikan karakter merupakan suatu gerakan, langkah baru menuju suatu “kesempurnaan” perilaku manusia sebagai warga, masyarakat, bangsa dan Negara yang mandiri, tangguh, ulet dan loyal terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.
                Karakter itu dapat dibedakan dengan dua macam, pertama, karakter sebagaimana yang kita lihat (character as seen) dan kedua, karakter sebagaimana yang dialami oleh manusia (character  as experienced). Character as seen adalah karakter yang secara kasat mata yang mempunyai kecenderungan adanya determinasi terus menerus secara konsisten, berupa kombinasi pola perilaku, kebiasaan, pembawaan, dll. Sedangkan character as experienced adalah sebuah karakter di mana manusia menjadi pelaku yang bertindak serta beraksi atas dunia di luar dirinya. Karakter ini memiliki unsur motivasi dalam diri individu dalam menerima atau menolak tekanan dari luar..
                Prinsipdasar pendidikan karakter :
1.       Karakter dalam bentuk psikomotorik yang menggerakkan seseorang untuk bertindak. Dengan sebuah ungkapan “karaktermu ditentukan oleh apa yang kamu lakukan, bukan apa yang kamu katakan  atau kamu yakini.
2.       Manusia mengukuhkan karakternya melalui setiap keputusan yang diambilnya. Oleh karena itu, karakter seseorang juga bersifat dinamis. Setiap keputusan yang diambil manusa menentukan akan menjawab masa depannya.
3.       Seseorang yang berproses membentuk dirinya menjadi manusia yang baik, juga akan memilih cara-cara yang baik bagi pembentuk dirinya. “karakter yang baik mengandaikan bahwa hal yang baik itu dilakukan dengan cara-cara yang baik, bahkan seandainya pun kamu harus membayarnya secara mahal, sebab megandung resiko.
4.       Jangan pernah mengambil prilaku buruk yang dilakukan oleh orang lain sebagai patokan bgi dirimu. Manusia dapat memilih patokan yang lebih baik dari dirinya sendiri bukan dari orang lain. Artinya, apa yang dilakukan manusia memiliki makna dan transformative untuk dirinya dan bahkan dunia skali pun.       
Peran sang pendidik dalam pendidikan karakter adalah sangat strategis. Karena sang pendidik harus bisamenjadi teman, sahabat, pengajar, rekan kerja, pendamping, orang tua, dan semua kemampua individu yang memungkinkan proses belajar di institusi penddikan berjaan dengan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
Dengan demikian seorang pendidik harus memiliki sifat – sifat sebagai berikut :

1.       Bertanggung jawab atas pekerjaan
2.       Konsisten dengan waktu
3.       Memberi teladan
4.       Peduli terhadap mahasiswa kurang mampu
5.       Sederhana dalam penampilan
6.       Berkepribadian baik
7.       Mampu berbaur dengan mahasiswa
8.       Cerdas dalam cara mengajar
9.       Mengajarkan pengalaman dan nilai-nlai kehidupn
10.   Berwawasan dan berpengetahuan luas
11.   Mampu membuat suasana kelas menjadi nyaman
12.   Meatih mahasiwa berfikir kritis
13.   Mampu memotivasi mahasiswa

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar